• Jl. Belitung No. 8, Kota Bandung
  • admin@ks-sman5bdg.web.id
  • BSI Rek. 9010555555 & Bank Mega Rek. 010730016555555

Menjaga Mutu dengan Cara yang Bermartabat

Beber­a­pa wak­tu ter­akhir, Komite Seko­lah SMAN 5 Ban­dung mem­ba­ca kem­bali RKAS 2026 secara utuh. Bukan hanya meli­hat angka, tetapi mema­ha­mi mak­nanya.

Kami ingin memas­tikan satu hal seder­hana:
seti­ap kebu­tuhan yang muncul benar-benar diba­ca den­gan jernih, dip­i­lah den­gan adil, dan dije­laskan den­gan ter­bu­ka.

Dari pros­es itu, ter­li­hat adanya jurang antara dana pemer­in­tah dan kebu­tuhan riil seko­lah. Jurang ini bukan kesala­han sia­pa pun. Ia adalah kon­sekuen­si dari perbe­daan antara stan­dar layanan min­i­mum dan stan­dar mutu seko­lah rujukan.

Namun sebelum berbicara ten­tang nom­i­nal, Komite sep­a­kat untuk men­gun­ci satu hal yang lebih pent­ing:

narasi harus benar lebih dahu­lu.

Komite Tidak Menggantikan Peran Negara

Kami ingin menyam­paikan ini secara ter­bu­ka kepa­da sia­pa pun yang mem­ba­ca hala­man ini, baik orang tua, alum­ni, mitra, maupun masyarakat luas.

Komite Seko­lah tidak menut­up kewa­jiban negara.

Ada pos-pos dalam RKAS yang secara tegas tidak boleh dibebankan kepa­da orang tua dalam ben­tuk apa pun. Ter­ma­suk di dalam­nya:

  • Ijazah
  • ANBK
  • PPDB
  • Admin­is­trasi akademik inti

Itu adalah hak dasar peser­ta didik.
Itu adalah kewa­jiban insti­tu­sion­al seko­lah negeri.

Batas ini tidak lentur.
Tidak dinegosi­asikan.
Tidak dike­mas ulang men­ja­di “par­tisi­pasi”.

Den­gan batas yang jelas, kita men­ja­ga keper­cayaan pub­lik.

Lalu Dukungan Itu Untuk Apa?

Jika bukan untuk kewa­jiban negara, maka untuk apa Komite menghim­pun dukun­gan?

Jawa­ban­nya seder­hana.

Dukun­gan hanya diarahkan untuk:

1. Menjaga Mutu Inti dan Keselamatan (K1)

Pro­gram yang lang­sung menyen­tuh kual­i­tas bela­jar dan kea­manan siswa, seper­ti:

  • Sta­bil­i­tas sis­tem pem­be­la­jaran dig­i­tal;
  • Per­awatan sarana bela­jar;
  • Dukun­gan kesi­a­pan akademik;
  • Infra­struk­tur kea­manan seko­lah.

Ini bukan keme­wa­han.
Ini adalah upaya men­ja­ga kual­i­tas agar tidak turun.

2. Pengembangan dan Reputasi (K2)

Pro­gram yang mem­perkaya dan mem­per­lu­as daya saing siswa, seper­ti:

  • Kegiatan prestasi;
  • Pen­gayaan lit­erasi dan numerasi;
  • Kolab­o­rasi den­gan alum­ni dan dunia pro­fe­sion­al;
  • Pen­guatan karak­ter dan kepemimp­inan.

Artinya, Komite tidak meng­galang dana untuk opera­sion­al rutin negara.
Komite men­ga­jak par­tisi­pasi untuk men­ja­ga stan­dar mutu yang sela­ma ini men­ja­di iden­ti­tas seko­lah.

Itu perbe­daan yang san­gat men­dasar.

Mengapa Ini Perlu Dijelaskan ke Publik?

Kare­na transparan­si adalah ben­tuk peng­hor­matan.

Web­site ini tidak hanya diba­ca oleh orang tua siswa. Ia bisa diak­ses oleh sia­pa saja. Maka pen­je­lasan ini bukan sekadar infor­masi inter­nal, tetapi komit­men pub­lik.

Kami mema­ha­mi bah­wa masyarakat berhak bertanya.
Kami mema­ha­mi bah­wa sen­si­tiv­i­tas ter­hadap pem­bi­ayaan pen­didikan adalah hal yang wajar.

Jus­tru kare­na itu­lah, Komite memil­ih men­je­laskan posisi ini secara ter­bu­ka.

Dana pemer­in­tah menopang stan­dar min­i­mum.
Namun men­ja­ga rep­utasi dan mutu seko­lah rujukan mem­bu­tuhkan ikhtiar tam­ba­han.

Tam­ba­han itu tidak boleh dipak­sakan.
Tidak boleh men­ja­di tekanan sosial.
Dan tidak boleh menyen­tuh hak dasar siswa.

Partisipasi yang Sukarela dan Terhormat

Seti­ap ben­tuk dukun­gan yang dihim­pun Komite berdiri di atas prin­sip:

  • Sukarela;
  • Tan­pa nom­i­nal min­i­mal;
  • Tidak memen­garuhi hak layanan pen­didikan;
  • Dicatat dan dila­porkan secara tert­ib;
  • Digu­nakan hanya untuk pro­gram K1 dan K2.

Par­tisi­pasi bukan kewa­jiban hukum.
Par­tisi­pasi adalah kesadaran bersama.

Kami tidak ingin sia­pa pun merasa tertekan.
Kami juga tidak ingin mutu turun hanya kare­na kita ragu berbicara ter­bu­ka.

Menjaga Sekolah, Menjaga Marwah

SMAN 5 Ban­dung memi­li­ki sejarah pan­jang, prestasi, dan keper­cayaan pub­lik yang tidak diban­gun dalam satu tahun.

Men­ja­ga mutu adalah tang­gung jawab bersama.
Men­ja­ga mar­wah tata kelo­la adalah tang­gung jawab Komite.

Kare­na itu, kami memil­ih cara yang jernih dan bermarta­bat:

  • Hak negara dihor­mati;
  • Hak siswa dilin­dun­gi;
  • Orang tua tidak dibebani secara tidak semestinya;
  • Mutu tetap dija­ga.

Jika narasi ini dipa­ha­mi den­gan benar, maka par­tisi­pasi tidak akan lahir kare­na tekanan.
Ia akan lahir kare­na keper­cayaan.

Dan keper­cayaan adalah fon­dasi ter­baik bagi pen­didikan. (ID)

Strive for Excellence — Karena Keunggulan Dibangun Bersama