• Jl. Belitung No. 8, Kota Bandung
  • admin@ks-sman5bdg.web.id
  • BSI Rek. 9010555555 & Bank Mega Rek. 010730016555555

Membaca Kepgub MAUNG Secara Objektif dan Proporsional

Beber­a­pa hari ter­akhir, masyarakat Jawa Barat, khusus­nya war­ga seko­lah, orang tua, dan alum­ni, ramai mem­bicarakan Pro­gram Seko­lah Manu­sia Ung­gul atau MAUNG Tahun 2026.

Ada yang men­dukung. Ada yang khawatir. Ada juga yang bertanya-tanya: sebe­narnya Pro­gram MAUNG ini apa? Apakah nama seko­lah akan digan­ti? Apakah seko­lah lama akan hilang? Apakah jalur masuk SMA negeri reg­uler tetap ada?

Per­tanyaan seper­ti itu wajar. Bagi banyak orang, seko­lah bukan hanya tem­pat bela­jar. Seko­lah adalah bagian dari kenan­gan, sejarah kelu­ar­ga, per­sa­ha­batan, per­juan­gan, dan kebang­gaan.

Namun agar kita tidak salah paham, mari kita mem­ba­ca doku­men resminya secara lebih ten­ang, objek­tif, dan pro­por­sion­al.

Pro­gram MAUNG diatur dalam Kepu­tu­san Guber­nur Jawa Barat Nomor : /HK.02.03/ SEKRE Ten­tang Seko­lah Menen­gah Atas Negeri dan Seko­lah Menen­gah Keju­ru­an Negeri Manu­sia Ung­gul (MAUNG) Provin­si Jawa Barat Tahun 2026, yang dite­tap­kan tang­gal 13 April 2026. Dalam bagian per­tim­ban­gan­nya, Kepgub ini menye­but bah­wa pen­didikan bertu­juan mengem­bangkan poten­si peser­ta didik, mem­ben­tuk karak­ter, dan menyi­ap­kan sum­ber daya manu­sia yang ung­gul ser­ta ber­daya saing. Kepgub ini juga menye­but per­lun­ya wadah pen­didikan bagi siswa den­gan keung­gu­lan kecer­dasan, bakat, dan minat.

Dalam isi Kepgub, Seko­lah MAUNG dije­laskan seba­gai sat­u­an pen­didikan yang menye­leng­garakan rekrut­men secara selek­tif dan pen­didikan khusus untuk meng­hasilkan lulu­san den­gan keung­gu­lan kog­ni­tif, afek­tif, dan psiko­mo­torik. Den­gan bahasa seder­hana, pro­gram ini ingin mem­bi­na siswa berprestasi agar berkem­bang lebih ter­arah, baik dalam penge­tahuan, karak­ter, maupun keter­ampi­lan.

Hal pent­ing yang per­lu dipa­ha­mi adalah: dalam lam­pi­ran Kepgub, nama seko­lah tetap meng­gu­nakan nama seko­lah mas­ing-mas­ing.

Seba­gai con­toh, SMAN 3 Ban­dung tetap ter­tulis seba­gai “SMA Negeri 3 Ban­dung” dan SMAN 5 Ban­dung tetap ter­tulis seba­gai “SMA Negeri 5 Ban­dung”, lengkap den­gan NPSN mas­ing-mas­ing.

Artinya, berdasarkan doku­men res­mi yang terse­dia saat ini, tidak dite­mukan keten­tu­an bah­wa SMAN 5 Ban­dung diha­pus, dibubarkan, diga­bung atau digan­ti namanya men­ja­di “SMA MAUNG”. Yang ada adalah pene­ta­pan seko­lah ter­ten­tu seba­gai pelak­sana Pro­gram MAUNG.

Hal ini juga sejalan den­gan pen­je­lasan yang beredar dari Dinas Pen­didikan Provin­si Jawa Barat, bah­wa pena­maan tetap meng­gu­nakan nama seko­lah mas­ing-mas­ing dan hanya dita­m­bahkan keteran­gan seba­gai pelak­sana Pro­gram Manu­sia Ung­gul. Con­tohnya:

SMAN 1 Garut (Pelak­sana Pro­gram SMA Manu­sia Ung­gul Provin­si Jawa Barat).

Den­gan demikian, pola pena­maan­nya bukan menghi­langkan nama seko­lah, melainkan menam­bahkan sta­tus pro­gram.

Dari materi sosial­isasi Pro­gram MAUNG yang beredar, juga dije­laskan bah­wa pro­gram ini berba­sis seko­lah trans­for­masi, bukan mem­ban­gun seko­lah baru. Artinya, seko­lah yang sudah ada diman­faatkan dan dit­ingkatkan kual­i­tas­nya. Dalam bro­sur terse­but juga dise­butkan bah­wa pendaf­taran Pro­gram MAUNG dilakukan lebih awal, lalu SPMB reg­uler tetap ber­jalan pada Mei–Juni 2026.

Den­gan bahasa yang pal­ing seder­hana: siswa dap­at men­co­ba selek­si Pro­gram MAUNG lebih dahu­lu. Apa­bi­la lolos, siswa masuk Pro­gram MAUNG. Apa­bi­la belum lolos, siswa tetap dap­at mengiku­ti SPMB reg­uler seper­ti biasa.

Jadi, Pro­gram MAUNG tidak menut­up hak siswa untuk mengiku­ti jalur SMA negeri reg­uler. Jus­tru Pro­gram MAUNG dap­at dipa­ha­mi seba­gai kesem­patan tam­ba­han yang dibu­ka lebih awal. Yang per­lu dija­ga adalah agar seleksinya dilakukan secara adil, transparan, dan mudah dipa­ha­mi masyarakat.

Pro­gram seper­ti ini sebe­narnya bukan hal baru dalam dunia pen­didikan. Kita men­ge­nal beber­a­pa seko­lah atau pro­gram yang juga memi­li­ki selek­si khusus, pem­bi­naan khusus, atau arah pengem­ban­gan ter­ten­tu.

Di Jakar­ta, ada SMAN Ung­gu­lan M.H. Tham­rin, yang dike­nal seba­gai seko­lah sains untuk peser­ta didik den­gan poten­si dan kecer­dasan istime­wa, teruta­ma di bidang sains. Seko­lah ini memi­li­ki pen­dekatan pem­bi­naan yang lebih khusus diband­ing SMA reg­uler biasa.

Kita juga men­ge­nal SMA Taruna Nusan­tara, yang dike­nal den­gan pem­bi­naan akademik, karak­ter, wawasan kebangsaan, kepemimp­inan, dan kemandiri­an. Mod­el seper­ti ini menun­jukkan bah­wa pen­didikan ter­ten­tu dap­at memi­li­ki pen­dekatan khusus sesuai tujuan pem­bi­naan­nya.

Di Jawa Timur, ada SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur, yang diben­tuk melalui ker­ja sama Pemer­in­tah Provin­si Jawa Timur den­gan TNI Angkatan Laut, ser­ta memi­li­ki kekhasan dalam pem­bi­naan karak­ter, ketarunaan, dan wawasan kemar­iti­man.

Artinya, seko­lah den­gan pro­gram khusus, selek­si khusus, atau pem­bi­naan khusus bukan sesu­atu yang aneh. Sela­ma nama seko­lah, iden­ti­tas seko­lah, dan hak siswa tetap dija­ga, maka pro­gram khusus dap­at men­ja­di salah satu cara untuk meningkatkan mutu pen­didikan.

Pro­gram MAUNG juga memi­li­ki hubun­gan gagasan den­gan SMA Ung­gul Garu­da. Dalam Kepgub MAUNG, secara jelas dise­butkan rujukan kepa­da Per­at­u­ran Pres­i­den Nomor 116 Tahun 2025 ten­tang Penye­leng­garaan Seko­lah Menen­gah Atas Ung­gul Garu­da.

Per­at­u­ran Pres­i­den terse­but men­ge­nal dua mod­el, yaitu SMA Ung­gul Garu­da Baru dan SMA Ung­gul Garu­da Trans­for­masi. SMA Ung­gul Garu­da Trans­for­masi pada dasarnya meru­pakan seko­lah yang sudah ada, lalu diperku­at agar memenuhi stan­dar seko­lah ung­gul.

Den­gan demikian, Pro­gram MAUNG lebih mudah dipa­ha­mi seba­gai pro­gram trans­for­masi seko­lah yang sudah ada, bukan peng­ha­pu­san seko­lah lama.

Pro­gram ini juga tidak hanya berlaku untuk SMAN 3 dan SMAN 5 Ban­dung. Dalam Kepgub ter­can­tum puluhan SMA dan SMK negeri lain di berba­gai wilayah Jawa Barat yang juga dite­tap­kan seba­gai pelak­sana Pro­gram MAUNG.

Ten­tu saja, kekhawati­ran seba­gian alum­ni dan masyarakat tetap per­lu dihor­mati. Kare­na nama seko­lah memi­li­ki nilai sejarah. Ada mem­o­ri, per­juan­gan, prestasi, dan rasa memi­li­ki di dalam­nya. Kare­na itu, komu­nikasi kebi­jakan seper­ti ini per­lu dilakukan secara jernih, ter­bu­ka, dan tidak ter­bu­ru-buru.

Namun pada saat yang sama, diskusi pub­lik juga sebaiknya tetap berpi­jak pada doku­men res­mi dan infor­masi yang lengkap. Jan­gan sam­pai kare­na infor­masi belum utuh, masyarakat meny­im­pulkan bah­wa seko­lah akan diha­pus, pada­hal dalam doku­men resminya nama seko­lah tetap ter­can­tum.

Pada akhirnya, men­ja­ga sejarah seko­lah dan meningkatkan mutu pen­didikan bukan dua hal yang harus diper­ten­tangkan. SMAN 5 Ban­dung tetap dap­at men­ja­ga iden­ti­tas, tra­disi, dan nama baiknya, sam­bil ikut dalam pro­gram pen­ingkatan mutu pen­didikan untuk masa depan.

Semoga ruang diskusi ini tetap sehat, ten­ang, dan sal­ing meng­hor­mati. Kare­na tujuan uta­ma pen­didikan tetap sama: menyi­ap­kan anak-anak kita men­ja­di gen­erasi yang berkarak­ter, berprestasi, dan siap meng­hadapi masa depan. (ID)

Sum­ber yang digu­nakan:

  1. Per­at­u­ran Pres­i­den Nomor 116 Tahun 2025 Ten­tang Penye­leng­garaan Seko­lah Menen­gah Atas Ung­gul Garu­da (LNRI Tahun 2025 Nomor 184)
  2. Kepu­tu­san Guber­nur Jawa Barat Nomor : /HK.02.03/SEKRE Ten­tang Seko­lah Menen­gah Atas Negeri Dan Seko­lah Menen­gah Keju­ru­an Negeri Manu­sia Ung­gul (MAUNG) Provin­si Jawa Barat Tahun 2026