Bagaimana Sekolah dan Komite Bekerja Bersama?
Sekolah dan Komite Sekolah sering disebut dalam satu napas.
Namun masih banyak yang bertanya secara jujur:
“Sebenarnya, Komite Sekolah itu tugasnya apa?
Apakah semua kegiatan sekolah harus lewat Komite?”
Pertanyaan ini wajar.
Agar tidak salah paham, mari kita pahami cara kerja sekolah dan Komite secara sederhana dan tenang.
Peran Sekolah dan Komite Itu Berbeda
Sekolah dipimpin oleh kepala sekolah dan guru.
Mereka bertugas:
- mengajar,
- mendidik,
- dan mengelola kegiatan belajar sehari-hari.
Sementara itu, Komite Sekolah dibentuk berdasarkan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016.
Komite bukan pengelola sekolah dan bukan pengambil keputusan harian.
Tugas Komite adalah mendampingi dan menjaga, bukan menggantikan peran sekolah.
Apa yang Dilakukan Komite Sekolah?
Komite Sekolah memiliki empat peran utama:
- Memberi pertimbangan
Komite memberi masukan jika sekolah menyusun rencana atau program penting. - Memberi dukungan
Komite membantu sekolah menjelaskan program kepada orang tua dan masyarakat. - Melakukan pengawasan
Komite memastikan kegiatan berjalan wajar, terbuka, dan sesuai aturan. - Menjadi penghubung
Komite menjadi jembatan antara sekolah dan orang tua jika ada pertanyaan atau masukan.
Semua peran ini bersifat membantu, bukan mengatur.
Apakah Semua Program Sekolah Harus Lewat Komite?
Jawabannya: tidak semua.
Program yang biasanya dikomunikasikan melalui Komite, antara lain:
- kegiatan besar yang berdampak luas pada siswa;
- program yang melibatkan orang tua atau masyarakat;
- rencana yang membutuhkan dukungan di luar Dana BOS;
- kebijakan penting yang perlu dijelaskan secara terbuka.
Sebaliknya, kegiatan rutin sekolah, seperti:
- proses belajar mengajar,
- kegiatan kelas,
- penilaian akademik,
tetap menjadi wewenang sekolah, dan tidak perlu melalui Komite.
Mengapa Kerja Sama Ini Penting?
Dengan kerja sama yang baik:
- sekolah bisa fokus mendidik siswa,
- orang tua mendapat penjelasan yang jelas,
- dan tidak muncul prasangka atau kesalahpahaman.
Komite membantu menjaga kepercayaan,
sekolah menjaga mutu pendidikan.
Penutup
Sekolah dan Komite tidak saling menggantikan.
Keduanya berjalan berdampingan dengan peran yang berbeda.
Jika peran ini dipahami dengan baik,
pendidikan akan berjalan lebih tertib, terbuka, dan saling mendukung.
Karena pendidikan yang baik lahir dari kerja sama, bukan kecurigaan. (ID)